Saturday , July 20 2024
Mengenal Pesantren Al Ma’soem, Salah Satu Sekolah Swasta Terbaik di Bandung

Mengenal Pesantren Al Ma’soem, Salah Satu Sekolah Swasta Terbaik di Bandung

Sekarang ini, sudah ada banyak SMA terbaik di Bandung yang bisa Anda pilih untuk anak-anak Anda yang ingin melanjutkan pendidikan. Salah satunya adalah SMA di Yayasan Al Ma’soem Bandung (YAB), yang memiliki alamat website di almasoem.sch.id.

Tidak hanya SMA swasta biasa, nyatanya Yayasan Al Ma’soem Bandung juga menjadi salah satu pilihan pesantren di Bandung yang sangat populer. Bagi Anda yang mungkin belum mengenalnya, berikut ini profil singkat Pesantren Al Ma’soem.

Profil Pesantren Al Ma’soem

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB) SMA Terbaik di Bandung

Pesantren Siswa Al Ma’soem, awalnya dikenal sebagai Pesantren Pendidikan Formal, didirikan pada tahun 2000. Yayasan Pendidikan Al Ma’soem, badan hukum yang mengelola pesantren, berlokasi di Jalan Raya Cipacing No. 22 RT 01 RW 05, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Sumedang, Bandung, Jawa Barat.

Pesantren ini berdiri di atas lahan seluas ± 4 hektar yang merupakan hibah dari almarhum Bapak H. Ma’soem, seorang pengusaha Muslim sukses asal Jawa Barat, di mana didukung sepenuhnya baik oleh istri maupun putera-puterinya.

Pada awalnya, pesantren yang satu ini direncanakan guna menerima santri dengan status pelajar, mulai dasar, menengah, hingga tinggi, baik intern Al Ma’soem maupun extern. Hal ini dilakukan untuk merespon kebijakan pemerintah bahwa wilayah Jatinangor menjadi kota pendidikan.

Karena migrasi para pendidik, dosen, mahasiswa, dan masyarakat wirausaha yang berduyun-duyun ke wilayah ini, mereka memerlukan lembaga pendidikan yang bagus bagi anak-anaknya dengan layanan pendidikannya yang baik dan fasilitas yang memadai.

Pada bulan Juli 2001, Pesantren Al Ma’soem menerima santri angkatan pertama yang terdiri dari 49 orang tingkat SMA. Pada saat itu, pesantren ini hanya memiliki 14 kamar yang sudah dilengkapi dengan kamar mandi di dalamnya. Namun, para santri harus melayani diri sendiri dalam hal makan dan laundry.

Pelajaran kepesantrenan saat itu murni menggunakan kitab kuning, sedangkan sarana ibadah dan pembelajaran kepesantrenan menggunakan ruangan AMIK (sekarang gedung SD). Pada saat itu, Pak H. Abdurrahman Lubis bertindak sebagai Pimpinan dan dibantu oleh 4 orang ustadz.

Berkembangnya lingkungan Jatinangor sebagai kota pendidikan, dan juga kawasan Rancaekek sebagai kota industri, ditambah lagi dengan beredarnya informasi dari mulut ke mulut terkait Pesantren Pendidikan Formal Al Ma’soem, maka pada tahun-tahun berikutnya, jumlah santri pun terus bertambah.

Tidak hanya dari lingkungan Bandung dan Sumedang, tetapi juga dari daerah lain seperti Karawang, Bekasi, Jakarta, bahkan dari luar pulau Jawa. Hal ini menuntut penambahan jumlah kamar dan sarana pendukung lainnya.

Pada tahun 2005, jumlah kamar menjadi 129 dengan kapasitas 4, 6, dan 8 orang, dengan jumlah santri sebanyak 550 orang. Kenaikan jumlah santri juga diimbangi dengan penambahan tenaga pengajar, administrasi, penyedia katering, grup sarana, dll.

Pada tahun 2007, yayasan yang mengelola Pesantren Al Ma’soem memutuskan untuk hanya menerima santri dari siswa SMP dan SMA Al Ma’soem. Kebijakan ini diambil karena animo masyarakat semakin meningkat.

Selanjutnya pada tahun 2009, pesantren Al Ma’soem memutuskan untuk menjadi lembaga pendidikan, di mana tidak identik dengan kondisis kumuh, pengajaran yang keras keras, kampungan, dan gaptek.

Pengelola pesantren menerapkan tagline “disiplin dan islami” sebagai tugas utama yang harus dilakukan oleh semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan pesantren.

Pola pelayanan katering, laundry, penanganan kedisiplinan, pola pembelajaran, system informasi-teknologi, dan kegiatan kesantrian lainnya diperbarui agar dapat mewujudkan insan kamil sebagaimana motto “Cageur Bageur Pinter” yang diusung oleh pesantren.

Pembelajaran di Pesantren Al Ma’soem tidak hanya mempelajari kitab kuning klasik saja, melainkan juga materi-materi lain yang sudah disederhanakan ke dalam bahasa Indonesia tanpa meninggalkan khas kepesantrenannya.

Dengan pola pendidikan yang demikian, pesantren ini meyakini bahwa para alumni akan menjadi insan yang berakhlakul karimah dan berintelektual tinggi, sebagaimana visi yang telah ditanamkan sejak awal berdirinya.

Pesantren Al Ma’soem Menghasilkan Lulusan Berkualitas

Pesantren Al Ma’soem berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam masyarakat.

Dalam perjalanan sejarahnya, Pesantren Al Ma’soem telah menunjukkan kemampuannya untuk memperbaharui diri dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pesantren ini telah mampu menempatkan dirinya sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas dan modern, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip keislaman yang menjadi ciri khasnya.

Pesantren Al Ma’soem juga telah membuktikan, bahwa pendidikan Islam yang berkualitas dapat diwujudkan dengan mengkombinasikan nilai-nilai keislaman dengan pembelajaran yang modern dan relevan dengan tuntutan zaman.

Pesantren Al Ma’soem Terus Berbenah dan Melakukan Inovasi

Pesantren Al Ma’soem terus melakukan inovasi dan peningkatan kualitas dalam menghasilkan santri yang berkualitas. Salah satunya adalah dengan memperluas program studi yang ditawarkan, seperti program studi keagamaan, program studi umum, dan program studi kewirausahaan.

Selain itu, pesantren ini juga berusaha memadukan pendidikan agama dan pendidikan umum untuk menghasilkan santri yang berdaya saing tinggi di masyarakat.

Tidak hanya itu saja, Pesantren Al Ma’soem juga aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di masyarakat sekitar. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain memberikan bantuan untuk korban bencana alam, mengadakan acara pengajian dan tausiyah, serta memberikan pelatihan keagamaan dan kewirausahaan untuk masyarakat sekitar.

Dalam menghadapi era digital, Pesantren Al Ma’soem juga aktif dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Pesantren ini memiliki website resmi yang memudahkan orang untuk mendapatkan informasi tentang pesantren, termasuk mengakses jadwal kegiatan, profil pengajar, dan fasilitas yang tersedia. Pesantren ini juga menyediakan sistem pembayaran dan registrasi secara online.

Kesuksesan Pesantren Al Ma’soem dalam menghasilkan santri yang berkualitas tidak lepas dari peran serta semua pihak yang terlibat di dalamnya. Baik pengurus yayasan, pengajar, maupun santri yang memiliki semangat belajar yang tinggi dan tekad untuk menjadi insan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam hal ini, Pesantren Al Ma’soem memegang teguh prinsip bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang dapat memberikan manfaat untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Dengan mempertahankan komitmen untuk memberikan pendidikan yang berkualitas, Pesantren Al Ma’soem akan terus mampu menghasilkan generasi muda yang berakhlakul karimah dan berkontribusi positif untuk bangsa dan negara.