Tuesday , June 23 2026
Kebersihan Diri Sebagai Indikator Utama Kualitas Gaya Hidup Seseorang

Kebersihan Diri Sebagai Indikator Utama Kualitas Gaya Hidup Seseorang

Tahukah kalian, rutin membersihkan karang gigi bisa jadi tanda kualitas hidup yang baik. Kalian bisa tersenyum lebar dan memamerkan deretan gigi yang rapi. Selain itu, rasa percaya diri kalian juga akan jauh meningkat dan berdampak pada aspek hidup lainnya.

Bagaimana Membersihkan Karang Gigi Bisa Meningkatkan Kualitas Hidup

1. Menurunkan Resiko Gigi Berlubang

Jika tidak ditangani dengan cepat, karang gigi bisa mengikis enamel alami gigi. Bahkan jika kalian rutin menggosok gigi sekalipun, risiko gigi berlubang masih tetap cukup tinggi. Rutin melakukan scaling dua kali dalam setahun bisa menurunkan risiko ini secara cukup signifikan.

Tidak jarang, gigi berlubang diatasi dengan cara ditambal. Akan tetapi, banyak juga gigi yang harus dicabut karena mempengaruhi kesehatan gusi dan gigi lainnya. Rasa sakit karena gigi berlubang juga bisa menyebar ke bagian tubuh lain dan mengganggu kegiatan sehari-hari.

2. Mengurangi Risiko Gusi Bengkak

Berbagai masalah di rongga mulut tidak hanya berasal dari gigi yang berlubang. Salah satu yang sering terjadi adalah gingivitis yang menyebabkan gusi bengkak atau bahkan berdarah.

Umumnya, gingivitis bisa berlalu dengan cepat, tapi tetap saja berpotensi menimbulkan masalah baru. Bukan tidak mungkin, gingivitis jadi penyebab masalah akar gigi di kemudian hari.

Dengan scaling, masalah gigi bisa cepat dikenali dan ditangani sebelum jadi lebih besar. Kalian sudah tidak perlu lagi khawatir akan gusi berdarah. Tapi, kalian masih tetap harus rutin menjaga kesehatan dengan makan bergizi seimbang dan juga suplemen vitamin.

3. Jadi Lebih Percaya Diri

Senyum yang penuh rasa percaya diri juga bisa membuat kalian lebih santai dan yakin pada diri sendiri. Tanpa disadari, kalian akan berdiri lebih tegak dan suara yang keluar juga jadi lebih lantang. Secara psikologis, kalian akan lebih terdorong untuk maju dan bisa fokus pada hal-hal yang diinginkan.

Kualitas hidup seseorang berasal dari rasa percaya diri yang dimiliki. Seseorang yang rendah diri akan cenderung untuk fokus pada hal yang bisa dimiliki tanpa banyak usaha. Berbanding terbalik dengan seseorang yang yakin atas kemampuan dirinya dan mencoba berbagai hal baru.

4. Gaya Hidup Lebih Sehat

Rutin melakukan scaling juga bisa mengarahkan kalian untuk menjalankan gaya hidup yang jauh lebih sehat. Kalian akan lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman yang dikonsumsi. Selain memperhatikan kadar gula, kalian juga lebih disiplin dalam menjaga kesehatan rongga mulut.

Masalah gigi dan gusi akan mempengaruhi organ tubuh lain, seperti jantung dan juga ginjal. Karena itu, menjaga kebersihan rongga mulut juga berarti menjaga tubuh kalian tetap dalam kondisi prima.

Orang – Orang Dengan Resiko Tinggi

Karang gigi yang tidak dibersihkan dengan rutin bisa menyebabkan berbagai masalah gigi dan mulut. Akan tetapi, proses pembersihan harus dilakukan oleh profesional dan tidak bisa dilakukan sembarangan. Ini karena ada beberapa golongan yang perlu perhatian lebih saat melakukan scaling.

1. Ibu Hamil

Perubahan hormon dan berbagai hal biologis lain yang terjadi semasa kehamilan juga mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Seperti misalnya pada trimester pertama yang rawan dengan morning sickness atau muntah di pagi hari.

Sering muntah berarti asam dari lambung akan naik dan tertinggal di gigi. Sifat asam yang korosif bisa mempercepat pengeroposan penyebab gigi berlubang. Selain itu, sisa makanan juga bisa kembali dan tertinggal di rongga mulut.

Gingivitis dan periodontist juga akan mempengaruhi janin yang ada di dalam kandungan. Kondisi ibu hamil juga tidak memungkinkan untuk minum sembarang obat.

Umumnya, dokter gigi akan menyarankan untuk menunda melakukan scaling hingga menyelesaikan masa kehamilan. Perlu diingat bahwa kondisi tubuh ibu hamil akan jauh berbeda dari sebelumnya, terutama

2. Lansia

Lapisan pada gigi lansia umumnya sudah cukup tipis dan rapuh. Karena itu, murah patah, berlubang, dan masalah gigi dan mulut lain. Ditambah lagi, jumlah gigi juga sudah jauh berkurang.

Akan tetapi, ini bukan alasan bagi lansia untuk tidak merawat gigi, atau bahkan bebas dari masalah gigi dan mulut. Karang gigi masih tetap bisa terbentuk, begitu juga masalah lain seperti gingivitis. Walaupun sudah jarang menggunakan gigi asli.

Ditambah lagi, sebagian besar lansia sudah menggunakan gigi palsu yang harus dibersihkan setiap hari. Menggosok gigi setiap hari juga harus dilakukan menggunakan jenis sikat dan juga pasta gigi yang lebih lembut.

3. Penderita Diabetes

Bagi para penderita diabetes, karang gigi bisa menumpuk lebih cepat, bahkan tanpa makan makanan manis. Risiko penumpukan ini berarti perlu lebih hati-hati dalam proses pembersihan. Karena proses scaling juga bisa mengurangi enamel gigi, sehingga tidak bisa dilakukan terlalu sering.

Masalah rongga mulut bisa menyebar dengan cepat. Dan bagi penderita diabetes, akan menyebabkan komplikasi yang menjalar ke seluruh tubuh.

Perbanyak Ini Untuk Kualitas Hidup Lebih baik

1. Minum Air Putih

Kebutuhan tubuh tiap orang berbeda-beda, dan karena itu jumlah 2L air putih setiap hari hanyalah jumlah rata-rata. Bagi kalian yang sering berolahraga atau bekerja dengan banyak kegiatan fisik, harus minum lebih banyak air agar badan tetap terhidrasi.

Memperbanyak air minum juga menjaga mulut agar tidak kering. Sehingga menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

2. Beristirahat

Jumlah tidur yang cukup setiap malam adalah 6 jam untuk orang dewasa. Kurang atau terlalu banyak tidur bisa mengakibatkan masalah kesehatan serius. Hal ini  penting diperhatikan terutama oleh penderita diabetes atau jika telah didiagnosa memiliki penyakit jantung.

Kurang tidur juga bisa menyebabkan kulit kusam, kantung mata, dan menurunnya kualitas hidup. Menumpuk waktu istirahat di satu waktu juga tidak bisa menghilangkan semua masalah kesehatan ini. Kalian tetap harus tidur cukup setiap malam, agar segar di esok hari.

3. Bergerak dan Berolahraga

Rutin menggerakkan badan bisa meningkatkan kualitas hidup secara signifikan. Selain mengeluarkan keringat dan juga memacu jantung, berolahraga juga akan memperkuat otot dan menyeimbangkan hormon.

WHO menyarankan untuk berolahraga ringan setidaknya 30 menit atau berjalan 10.000 langkah setiap hari. Kalian bisa meningkatkan intensitas olahraga sesuai kebutuhan, dan tentunya diimbangi dengan makan makanan dengan gizi seimbang.

4. Mengunjungi Klinik Gigi Secara Berkala

Bagi banyak orang, klinik gigi jadi satu tempat yang cukup menakutkan karena identik dengan rasa sakit dan memori buruk. Padahal, kalian bisa menghindari hal ini dengan lebih sering mengunjungi klinik untuk melakukan perawatan. Bahkan mengunjungi klinik dua kali setahun akan sangat membantu kesehatan gigi dan mulut.

Walau terkesan sepele, tapi kesehatan gigi dan mulut yang baik bisa sangat berpengaruh dalam kualitas hidup. Kalian bisa mempercayakan AUDY dental untuk membersihkan karang gigi. Tenaga profesional dan alat-alat terbaru akan membuat proses scaling berjalan lebih cepat dan tanpa masalah.

Sumber:

  • https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/16914-oral-hygiene
  • https://www.aiu.edu/blog/dental-hygiene-and-its-importance-a-key-to-overall-health/
  • https://www.cdc.gov/oral-health/prevention/oral-health-tips-for-adults.html